Tuesday, March 27, 2012

7 KEBIASAAN YANG MEMPERKAYA HIDUP



1.Kebiasaan Bersyukur

Kebiasaan bersyukur merupakan kebiasaan yang baik sebagai rasa berterimakasih atas kasih sayang yang diberikan Yang Maha Pencipta kepada kita, namun kebanyakan dari kita termasuk saya jarang sekali berucap syukur, mungkin hanya saat kita mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, namun sadarkah kita setiap detik kita diberi nikmat bernafas, nikmat pengelihatan, nikmat kasih sayang dari orang tua – teman – kekasih,dan masih banyak lagi nikmat yang kita terima setiap detiknya.
Ini merupakan kebiasaan baik yang bisa memperkaya hidup larena ini merupakan janji Tuhan “ Barang siapa yang besyukur atas pemberianKU maka kenikmatannya akan KU lipat gandakan “.
Menerima keadaan diri apa adanya serta memaksimalkan kemampuan yang ada pada diri adalah perwujudan dari bersyukur, oleh karena itu sangat penting untuk selalu menanamkan kebiasaan bersyukur.

2.Kebiasaan berfikir positif

Kebiasaan berikir positif tak lepas dari kemampuan mengendalikan prasangka, setiap situasi yang dihadapi manusia tak lepas dari prasangka baik maupun prasangka buruk. Prasangaka buruk akan mengarahkan kepada ketidak mampuan, kebimbangan, malas bertidak, amarah, dan frustasi. Sedangkan prasangka positif akan mengarahkan fikiran kepada kepercayaan diri, pengaktifan kemampuan, tindakan, dan penyelasaian permasalahan. Untuk itu mari kita belajar untuk befikir positif untuk mengendalikan prasangka kita terhadap situasi tertentu, agar mampu mengaktikan kemampuan kita yang sebenarnya untuk meraih impian.

3. Kebiasaan berempati

Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yang dimiliki oleh banyak orang sukses. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain. Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginannya dan menangkap motif di balik sikap orang lain. Ini berlawanan sekali dengan sikap egois, yang justru menuntut diperhatikan dan dimengerti orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati, namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yang empatik. Misalnya, jadilah pendengar yang baik, belajarlah menempatkan diri pada posisi orang lain, belajarlah melakukan apa yang Anda ingin orang lain lakukan kepada Anda, dan sebagainya.

4. Kebiasaan mendahulukan yang penting
Pikirkanlah apa saja yang paling penting, dan dahulukanlah. Jangan biarkan hidup Anda terjebak dalam hal-hal yang tidak penting sementara hal-hal yang penting terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yang penting dan mana yg tidak, kebiasaan mendahulukan yang penting akan membuat hidup Anda efektif dan produktif dan meningkatkan citra diri Anda secara signifikan.

5. Kebiasaan bertindak
Bila Anda sudah mempunyai pengetahuan, sudah mempunyai tujuan yang hendak dicapai dan sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yang harus dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Biasakan untuk mengahargai waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Banyak orang yang gagal dalam hidup karena hanya mempunyai impian dan hanya mempunyai tujuan tapi tak mau melangkah.

6. Kebiasaan menabur benih
Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan. Pada waktunya Anda akan menuai yang Anda tabur. Bayangkanlah, betapa kayanya hidup Anda bila Anda selalu menebar benih ‘kebaikan’. Tapi sebaliknya, betapa miskinnya Anda bila rajin menabur keburukan.

7. Kebiasaan hidup jujur
Tanpa kejujuran, kita tidak bisa menjadi pribadi yang utuh, bahkan bisa merusak harga diri dan masa depan Anda sendiri. Mulailah membiasakan diri bersikap jujur, tidak saja kepada diri sendiri tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila Anda berbohong, kendalikanlah kebohongan Anda sedikit demi sedikit.